Prolog Danmachi Volume 16, mengenai Syr yang jujur akan perasaannya dan memberitahukan kepada Ryuu temannya
Danmachi Volume 16 Prolog Bahasa Indonesia
Prolog I Ambas Batas Antara Persahabatan Biasa dan Kerinduan Translate By : Yomi "Hei, Ryuu." Ryuu berbalik. Mereka berjalan pulang seperti biasa. Ia membawa sekantong belanjaan, menyusuri jalan sepi yang tak asing lagi, menuju rumah bersama gadis berambut abu-abu kebiruan itu. Syr tersenyum ketika Ryuu berbalik untuk menatapnya. "Kau telah jatuh cinta pada Bell, bukan?" Gedebuk. Tas
belanjaan yang dipegangnya terjatuh ke trotoar batu. Buah-buahan tumpah ke
jalan, dan dia dengan panik berlutut dan berebut untuk mengumpulkannya seperti
maid yang kikuk.
Detak jantungnya bergemuruh dan telinganya yang panjang berdenyut saat
dia memungut buah-buahan yang berserakan.
Bukan hanya telinganya saja. Wajahnya, lehernya—seluruh tubuhnya gemetar,
dan dia merasa seperti terbakar. Apa?
Apa yang dia katakan? Apa yang dia tanyakan? Dari mana datangnya tiba-tiba?
Mengapa dia menanyakan hal itu?
"A-apa-apa-apa...? K-Kau ini apa...?!" Suaranya
meninggi dengan nada …